06/01/15

Mereka Kembali ke Indonesia



Sebuah persahabatan terjalin di Hyde Park, New York. Kini mereka di Jakarta. “Semua harus terlaksana,” begitu ambisinya.


“FIRST OF ALL, THIS IS OUR HOMELAND,” Ivan Wibowo mengatakan itu dengan tenang, ketika ditanya alasannya pulang ke Indonesia. “Secondly, I was intrigued by a question from buddy of mine: ‘What is the best restaurant in Indonesia that I would love to try?’ That moment I can’t give any answer. Comfort food? Street food? But Indonesian restaurant? Where? I can’t think of any Indonesian restaurant in Indonesia. I completely don’t know the answer to that kind of question. So my dream is to make Indonesia more accessible in terms of produce for chef like us. So that we can see more things, play with it and putting creativity into it. That one day I can see a restaurant that stands for ‘The Best Restaurant in Indonesia’. Shall we?” 

Kembali


DI LADANG YANG TAMPAK SUBUR, Jacob terbangun. Secara tiba-tiba. Hari itu, bocah dari Amerika yang kelak mengguncangkan suasana kotanya, muncul begitu saja, menyembul di hamparan padi yang tergenang air. Usianya delapan tahun. Dan dia berada di Cina. Kuyup. Sendiri.

Jacob hidup kembali dari tidurnya yang panjang akibat tenggelam dan terbawa hanyut sungai di tahun 1982. Dia, kemudian menjadi pembuka babak baru bagi kehidupan penduduk Arcadia, Missouri, dimana hidupnya terbalik ketika orang-orang yang mereka cintai kembali dari kematian.


DI SEBUAH DESA, seorang pria terbangun dari mimpi buruk yang telah menjadi kenyataan. Dia, juga, kembali dari tidurnya yang suram. Dia hidup kembali. Diberi kesempatan kedua. 

13/07/14

30/06/14

13/05/14