01/06/11

Inspirasi: Bukan Sulap Bukan Sihir, Ocha and Bella


"Finite incabtatum!" Seketika saya tersadar dari mantra-mantra yang sedang bekerja.


Panas! Eh, dingin, sih, sebenarnya. Dingin yang maksimal! Jadinya panas. Hmmm, panas? Hahaha, ngomong apa, sih?! Hahaha, saya tidak bisa mendeskripsikan dengan kata-kata, sebenarnya, ketika busa putih itu masuk ke mulut. Menyengat! Saking dinginnya, lidah ini kaget menerima serangan sensasi yang tak terkira. Seketika, saya pun tersadar dari pengaruh bergelas-gelas cairan anggur yang sebelumnya sudah membuat alam sadar sedikit terlena. Makanan yang saya rasakan itu merupakan hasil dari pengolahan dengan menggunakan cairan nitrogen (LN2). Ini adalah sebuah cairan yang sangat-sangat dingin dan mampu membekukan dengan cepat apapun yang ingin kita bekukan. -320F / -196C! Ya, Tuhan! Bisa terbayang, tidak, dinginnya?! 

LN2 sedang menjadi idola bagi beberapa juru masak. Penggunaan senyawa ini dianggap sebagai sesuatu yang cutting-edge di dunia kuliner. Memang, yang saya tahu, sejak beberapa tahun ke belakang, para juru masak sedang menggandrungi dirinya untuk dirasuki nyawa-nyawa kimia dan fisika. Berlembar-lembar laman dunia maya sudah saya baca mengenai penggunaan LN2 di dunia memasak. Tetapi baru di penghujung pekan kemarin, akhirnya saya bisa menyaksikan secara langsung "atraksi" penggunaan LN2 ini. Dalam sebuah keriaan pembukaan restoran Ocha and Bella (Jakarta) seseorang "menarik perhatian" saya dengan kepulan asapnya. Saya kira ini adalah atraksi sihir untuk lebih membius kami, tamu undangan malam itu, yang sudah kebelinger dengan sajian makanan enak dan asupan deras wine ataupun cocktail. Tetapi ternyata bukan, kehadiran tuan mister ini malah menimbulkan sebuah inspirasi, yang tekniknya, akan saya coba suatu saat nanti.


"Finite incabtatum" adalah sebuah mantra untuk menghentikan mantra-mantra yang sedang bekerja dalam cerita Harry Potter.