30/03/11

Kekuatan Sarapan



Situasinya hampir sama. Pagi-pagi, bangun agak sedikit melenceng dari alarm yang sudah diatur, mandi, agak lama memilih pakaian, cek telepon genggam, buka Twitter, sedikit keasikan lihat-lihat timeline, lalu lirik jam; "Busyet! Telat!".

Hahaha... 

Dan itu terulang dari hari-ke-harinya. Tidak pernah "mau belajar" dari hari sebelumnya. Akibatnya? Sarapan mana sempattt...

Kalau saja iklan di televisi menjanjikan lima menit untuk menyeduh sereal, saya mempunyai alternatif lima menit lainnya untuk membuat sarapan yang powerful. Telur dadar! Ya, inilah sajian andalan saya di pagi hari. Satu telur? Tidak. Saya makan tiga!

Pemahaman sarapan bagi saya bukannlah memakan makanan yang ringan dan sedikit. Justru pagi adalah waktu yang tepat untuk mengisi perut dengan sesuatu yang kuat, yang banyak, karena inilah amunisi kita untuk berperang mengahadapi hari. Makanlah layaknya raja! 

Untuk bersikap layaknya seorang raja dengan waktu yang sedikit, saya biasanya membuat telur dadar dengan campuran melt cheese, ditambah nasi putih, dan ditemani bonito kering, lalu saya masukan ke kotak khusus makanan untuk nantinya saya makan di kantor. Prinsipnya yang penting saya tidak telat datang ke tempat kerja.


Sekotak Omelet

3 Telur ayam
Keju
Garam
Merica hitam
Mentega

Kocok tiga telur dengan garam dan merica hitam secukupnya dalam sebuah wadah. Kocoklah secara merata dengan menggunakan garpu.

Panaskan sebuah wajan penggorengan dengan api yang kecil di atas sebuah kompor. Rahasia dari memasak omelet yaitu gunakan api kecil supaya cairan telur tidak cepat matang, karena menurut saya omelet yang enak itu tidak dimasak dengan terlalu kering, lebih enak sedikit basah.


Selang beberapa lama setelah kocokan telur dimasukan wajan, masukan parutan keju ke dalamnya. Lalu lipat lingkaran omelet. Sudah, beres.

Singkat sekali kan? Yaiyalah, hehehe... 

Masukan omelet ke dalam kotak khusus makanan (saya membelinya di toko perlengkapan kue), masukan nasi, lalu taburi bonita kering, terakhir, taburi merica hitam yang digerus kasar (sebanyak-banyaknya! hehehe, saya suka sekali merica).


Taraaa... Inilah kotak sarapan saya pagi tadi.