30/03/11

Air Doa



Monin! Mojito Mint. Ini adalah air doa, sebagai "jimat" yang sering melengkapi makanan yang saya masak. Botol sirup ini dibeli akhir tahun yang lalu di sebuah pameran makanan, dimana sebelumnya saya mengenal Monin di beberapa restoran ataupun bar ternama. Bagi saya sirup ini ajaib. Beberapa kali saya bereksperimen minuman, apapun campurannya, jika memakai sirup ini rasanya selalu berhasil. Maka saya jatuh hati dengan Monin. Ada berbagai macam rasa yang diciptakan oleh Monin, namun karena Mojito Mint "cinta pada pandangan pertama" maka rasa ini masih menduduki peringkat teratas dalam pikiran ketika akan membuat sebuah minuman.

Rasa dari Monin Mojito Mint tidak terlalu manis, itu yang saya suka. Dingin mint-nya mampu menerawang dalam rongga mulut saya dengan baik. Selalu sangat pas apabila berpadu dengan dinginnya es batu. 

Saya belum pernah membuat racikan Monin Mojito Mint dengan minuman berakohol, mungkin nanti akan saya coba. Seringnya saya racik dengan buah-buahan segar, salah satunya dengan buah stroberi. 

Piknik memasak pertama saya sebulan yang lalu, menyanjikan minuman pencampuran Monin Mojito Mint dengan buah stoberi. Meskipun kala itu udaranya sedang dingin, tetapi tetap loh minuman ini bisa dinikmati dengan baik oleh semua teman-teman saya, hehehe. Aneh memang, minum minuman dingin dikala udara dingin, hahaha, tidak menjadi kedinginan juga ah ternyata. Makanya saya bilang sirup ini ajaib, hehehe.

Stroberi Mint

Minuman ini sangat gampang sekali dibuatnya, dalam tiga menit bisa selesai. Saya selalu memakai daun mint asli untuk campurannya juga, namun kali ini saya tidak dapat memperolehnya karena sedang jauh dari supermarket. Ini yang mengherankan. Daun-daun mint yang ada di supermarket ternyata dihasilkan dari daerah yang tidak jauh dari tempat saya sekarang, amun sayangnya daun mint tidak dijual di pasar-pasar terdekat. 

Hal ini ternyata tidak berlaku bagi daun mint saja. Banyak hasil tanaman berkualitas bagus dan beraneka-ragam yang diproduksi di dekat sini namun ternyata tidak dijual di pasar terdekat. Ya, itulah bisnis... Mau apa lagi kalau sudah berbicara uang. Mungkin harga jual ke supermarket lebih tinggi daripada harus menjualnya ke pedagang pasar tradisional.

Maka, karena saya sedang jauh dari supermarket, kali ini saya membuat stroberi mint dengan bahan-bahan yang tersedia di pasar terdekat saja. Untung untuk buah stroberi saya masih bisa mendapatkannya dengan kualitas yang bagus.

Monin Mojito Mint
Stoberi segar
Jeruk lemon
Jeruk nipis
Es batu (yang sudah dihancurkan)


Untuk tambahan, bisa dicampurkan juga rumput laut. Ini sangat saya rekomendasikan. Tetapi sayang kali ini lagi-lagi saya tidak bisa mendapatkannya di pasar terdekat.

Langkah pertama, hancurkan stoberi, saya sih biasanya meremas pakai tangan, hehehe, masukkan ke gelas shaker. Lalu potong jeruk lemon, peras, dan masukan juga. Ingat, potonglah secara melintang apabila ingin memeras jeruk supaya sarinya bisa keluar semua secara maksimal. Kulit jeruk lemonnya masukan saja, jangan dibuang. Lalu masukan juga perasan jeruk nipis beserta kulitnya. 

Terakhir, masukan es batu yang telah dihancurkan. Cara tergampang menghancurkan es batu yaitu; bungkuslah es batu dengan kain lap piring; lalu pukul-pukul ke tembok atau ke ujung meja kayu. Kalau mau dipukulkan ke kepala sendiri juga boleh... tetapi itu bagi orang yang keras kepala ya... hahaha... Oya, lagi-lagi saya tidak bisa mengingat takarannya, hahaha. Kebiasaan pakai feeling. Waduh, saya jadi takut nanti saya bisa-bisa ilfil, ilang filing, hahaha... Semoga tidak. Amien, Gusti.

Setelah semuanya masuk, kocoklah yang keras, setengah menit lah kira-kira. Shake, baby, shake! Goyangkan juga badan supaya keliatan sedang ceria, hahaha. Kalau mau keren, bergayalah seperti bartender, lakukan juggling, asal hati-hati, awas tumpah, hehehe. Selesai dikocok, masukan ke gelas, tambahkan es jika diinginkan. Selesai sudah! Rasanya segarrr... 


Srulppp!