30/03/11

Jamie! Jamie! Jamie!


Yeah, Jamie! 

Baru saja saya membeli tiga kitab! Hahaha, melengkapi kitab lain mengenai diri-"Nya". Dialah pahlawan saya, yang menyelamatkan kebosanan dan mengiringi kepulangan saya ke kampung halaman. Perkenalan saya dengan buku masaknya mas Jamie diawali di tahun 2008, ketika saya sama sekali belum tertarik untuk memasak. Lagi-lagi saya membeli buku karena alasan visual.

Jamie at Home: Cook Your Way to the Good Life adalah buku masak pertama Jamie Oliver yang saya beli. Isinya bagus sekali! Banyak resep makanan yang mudah untuk diikuti. Tetapi alasan utama dibelinya buku Jamie at Home karena saya sangat terinspirasi sekali dengan jiwa dari buku tersebut. Dilain kesempatan akan saya ceritakan lebih detail kenapa Jamie at Home sangat kuat pengaruhnya bagi kehidupan saya sekarang.

Kali ini buku yang saya beli berjudul Jamie Does, Jamie's Food Revolution, dan Jamie's 30 Minute Meals. Saya membeli ketiga buku ini di Periplus, Bandung.

Jamie Does merupakan perjalanan memasak Jamie ke negara Spanyol, Itali, Swedia, Moroko, Yunani, dan Prancis. Seperti biasa, foto-foto yang terpampang sangat amazing! Tampilan desainnya sedikit berbeda dengan buku Jamie yang lain. Hmm, lebih "modern" dan "minimalis", namun tetap saja aura fotonya sangat Jamie Oliver sekali. Sangat membumi.

Saya paling tertarik dengan perjalanan masakannya di negara Yunani, dimana di negara itu masakan diperlakukan dengan sangat alami dan sederhana. Masakan dibuat dengan bumbu minimal yang sepertinya disengaja untuk memunculkan cita rasa asli dari bahan-bahan masakan. Tetapi bahan dasar tersebut dimaksimalkan dan "dipaksa" untuk mengeluarkan rasanya.

Selain Yunani, perjalanan Jamie yang menarik bagi saya yaitu Perancis. Elegan, mungkin itu yang bisa saya deskripsikan.

Buku kedua; Jamie's Food Revolution. Secara foto dan desain, buku ini sebenarnya agak sedikit kurang menarik. Tetapi visualnya sangat memudahkan kita untuk mengikuti langkah demi langkah setiap resep makanan yang diberikan. Dan tetap saja resep yang ditawarkan seperti biasa, sangat menarik.

Jamie's Food Revolution merupakan kisah Jamie mengajarkan teman-temanya untuk memasak dengan baik, jujur, penuh perasaan, simpel namun menawan. Tidak salah kalau saja buku ini lebih memperlihatkan langkah-langkah yang mudah untuk dipahami.

Buku ketiga yaitu Jamie's 30 Minute Meals. Sampul mukanya, bagi saya, tidak menarik. Jamie terlihat seperti manusia yang hidup di era '90-an, hahaha. Tetapi beda sampul, beda dalam. Isi dari buku jauh lebih menarik. Foto-fotonya ciamik dengan pemakaian huruf-huruf yang yahud. Buku ini memberikan resep untuk satu santapan makan komplit dari pembuka sampai penutup. Dan hebatnya Jamie "menjanjikan" tiga puluh menit untuk dibuatnya! Hehehe, menarik. Semacam pilihan paket untuk suatu jamuan makan beberapa orang yang dapat dimasak tanpa harus menunggu lama, saya suka sekali idenya.

Ketiga buku kitab ini akan menemani kegemaran saya dalam memasak. Bukan, bukan maksud saya untuk menjadikan saya seorang Jamie Oliver. Mimpi itu sih. Saya hanya terinspirasi dengan kehidupan dan keahlian dia. Dan kalaupun ada yang saya ikuti, kenapa tidak. Segala kebaikan tidak pernah dilarang untuk diikuti kan? 

Nantinya saya akan coba mempraktekan beberapa resep dari ketiga buku ini. Beberapa? Hmmm, bisa jadi malah semuanya, hehehe.